Sejarah Desa

Sejarah Desa

SEJARAH SINGKAT DESA TAMBAHSARI - Pada mulanya ada 2 desa berdekatan yang terpisah oleh sebuah sungai yaitu Desa Tambakan dan Desa Serang, hingga pada tahun 1949 terjadi  peristiwa berdarah dimana hampir seluruh penduduk laki-laki di Desa Serang dibantai oleh pemerintah kolonial Belanda, pada saat itu di Desa Serang terdapat 29 Kepala Keluarga dengan 110 jiwa, namun akibat dari peristiwa tersebut sebanyak 24 laki-laki yang merupakan kepala keluarga menjadi korban termasuk kepala desanya saat itu, sehingga pada tahun 1950 terjadi kesepakatan bersama warga untuk membentuk Pemerintahan Desa Tambahsari yang merupakan penggabungan antara Desa Tambakan dan Desa Serang.

Sebagai Kepala Desa Pertama adalah warga dari Desa Tambakan yaitu Mardjoe Niti Prawiro yang terpilih dengan hasil aklamasi dan kesepakatan warga, setelah 42 tahun memimpin Desa Tambahsari, kepemimpinan dilanjutkan oleh SP Soenarto yang memimpin dari tahun 1992 - 1994, kepemimpinan beliau berakhir karena meninggal saat menjabat, antara tahun 1994-1995 terjadi kekosongan pemerintahan, dan mengadakan pemilihan kembali pada tahun 1995 dengan SK Hartono sebagai Kepala Desa, kemudian di tahun 2005-2015 Desa Tambahsari dipimpin oleh Kepala Desa Maryadi, dan terakhir  tahun 2016 - sekarang dipimpin oleh Jiman.